Lintas Waktu Nusantara Terbentuk Menjadi Indonesia

Lintas Waktu Nusantara Terbentuk Menjadi Indonesia

Lintas Waktu Nusantara Terbentuk Menjadi Indonesia – Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam peninggalan prasejarah. Indonesia pernah memiliki 5 warisan budaya, penyebab hal ini merupakan ada nya banyak bangsa yang berkunjung dan menyebarkan budaya. Indonesia yang pada saat itu masih bernama Nusantara, Nusantara pada saat itu mengirim beberapa orang untuk belajar dari negeri lain. Awalnya setiap kerajaan adalah berbentuk suku – suku yang berkelompok. Mereka membuat sistem pemerintahannya tersendiri, hal ini merupakan adanya peninggalan berupa prasasti Yupa tersurat dalam prasasti seluruh sejarah awalnya masuk kerajaan bercorak agama.

Baca juga artikel lainnya di themichigancatholic

Perjalanan Kerajaan Bercorak Agama di Nusantara

Lintas Waktu Nusantara Terbentuk Menjadi Indonesia

Nusantara merupakan negara yang berdiri dari ratusan kerajaan yang akhirnya bersatu di bawah satu pemerintahan. Nusantara merupakan nama yang tertera pada sebuah kitab peninggalan Majapahit. Berikut adalah beberapa kerajaan di Nusantara yang berpengaruh bagi perubahan.

Kerajaan Kutai

Kerajaan yang satu ini merupakan kerajaan yang bercorak agama Hindu tertua yang ada di Indonesia. Berdirinya kerajaan ini sangat mempengaruhi kehidupan di Nusantara pada saat itu, adalah pengaruh dari kebudayaan India. Masa Keemasan kerajaan yang satu ini adalah saat Raja Mulawarman memimpin kerajaan ini. Sosok Mulawarman merupakan raja yang berbudi pekerti baik dan kuat. Ekonomi pada masa tersebut tergolong cukup baik karena tidak ada masyarakat yang kelaparan dan berdagang dengan lancar. Runtuhnya kerajaan ini disebabkan oleh adanya agresi dari negara asing. Perebutan kekuasaan juga membuat kerajaan ini semakin melemah.

Kerajaan Mataram Kuno

Kerajaan Mataram merupakan kerajaan yang memiliki transisi dari kerajaan bercorak Hindu menjadi kerajaan bercorak Budha. Ratu Sanjaya yang berkuasa pada saat itu memerintah dengan dinasti Sanjaya yang bercorakan agama Hindu. Setelah dinasti Sanjaya melemah munculah dinasti Syailendra yang bercorakan agama Budha. Pada saat dinasti ini kerajaan yang satu ini menghentikan penyebaran dan budaya Hindu dan mulai beralih ke budaya Budha. Runtuhnya kerajaan ini merupakan karena adanya persaingan yang terjadi antara dinasti Sanjaya dan dinasti Syailendra. Hal ini menjadi perselisihan yang membuat  kerajaan ini pecah menjadi dua. Setelah terpecah menjadi dua bagian Mataram Kuno juga hancur karena adanya letusan gunung berapi.

Kerajaan Sriwijaya

Lintas Waktu Nusantara Terbentuk Menjadi Indonesia - Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam peninggalan prasejarah

Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan yang bercorak agama Buddha. Sriwijaya ini terletak di Pulau Sumatera Selatan, bukti kerajaan ini ada pada prasasti yang mencatat bahwa kerajaan ini berrdiri pada tahun 682 Masehi. Nama Sriwijaya di ambil dari kata Sri dan Wijaya yang berarti Cahaya Kemenangan menurut kitab Sansekerta. Masa kejayaan kerajaan ini adalah pada saat pemerintahan Raja Balaputradewa, pada tahun 856 Masehi. Peta kekuasaan Sriwijaya mencakup Selat Malaka hingga ke Kamboja. Keruntuhan Sriwijaya dimulai abad ke-11 karena ada kemunduran di berbagai bidang kehidupan, seperti ekonomi dan politik. Selain kehancuran dari dalam adanya serangan dari luar juga yang menyebabkan kerajaan ini hancur serbuan dari dinasti Chola Mandala yang diakibatkan tingginya pajak yang ditetapka.

Kerajaan Bercorak Islam

 Sumber : themichigancatholic

Kerajaan bercorak muslim pertama kali masuk ke Nusantara karena adanya pengaruh dari pedagang Arab dan pedangan Timur Tengah. Karena mereka berhasil merebut Konstantinopel hal ini menyebabkan penyebaran agama Islam yang luas. Kerajaan bercorak Islam pada masa ini sudah sangat sedikit yang berperang satu sama lain memperebutkan kekuasaan karena adanya bangsa Portugis yang masuk ke Selat Malaka dan memulai kekacauan disana akhirnya beberapa kerajaan bercorak Islam ini bersatu dan menyerang Portugis secara berkala. Kehancuran kerajaan bercorak Islam karena adanya VOC yang sudah berhasil menguasai berbagai daerah di Nusanara dan keruntuhan Majapahit yang menjaga hampir  seluruh Nusantar. VOC masuk ke Nusantara membuat perpecahan yang mengakibatkan jatuhnya satu persatu kerajaan kuat di Nusantara. Setelah sadar akan pengaruh VOC di Indonesia, para petinggi mulai untuk bersatu sebagai daerah – daerah dan melakukan penyerangan dan disebut sebagai perlawanan daerah.