Peristiwa Indonesia Melawan Zaman Kolonial

Peristiwa Indonesia Melawan Zaman Kolonial

Peristiwa Indonesia Melawan Zaman Kolonial – Indonesia pada jaman kolonial melakukan berbagai upaya untuk melepaskan diri dari penjajahan kolonial Belanda. Pada saat itu perlawanan masih berupa  pergerakan daerah- daerah dengan segelintir tokoh yang memimpin pergerakan. Peperangan melawan kolonial tentunya sangat menyebabkan kerugian untuk pihak Indonesia. Tidak lama setelah para petinggi daerah setuju mereka perlu pemimpin yang dapat membawa mereka dalam satu pergerakan. Akhirnya penyerangan dari pihak Indonesia tidaklah sia-sia, selain daripada pertempuran geriliya yang menjadi khas Indonesia mereka memulai operasi – operasi yang tersusun dengan baik.

 Sumber : themichigancatholic

Peristiwa Perang Paling Bersejarah di Indonesia

Indonesia saat ini memiliki kondisi yang aman dan sangat nyaman untuk memanggilnya rumah. Hal ini akibat dari perjuangan para pahlawan yang terus- menerus menekan keluar para penjajah. Para pejuang bangsa Indonesia dengan berdedikasi penuh para pahlawan Indonesia rela mengorbankan nyawa mereka. Demi mempertaruhkan masa depan yang akan dinikmati oleh anak dan cucu mereka. Tanpa memandang perbedaan suku, ras, dan agama sesmua nya bersatu melawan para penjajah. Banyaknya peristiwa perlawanan dari para pahlawan di Indonesia berikut beberapa peristiwa yang kisahnya sampai ke telinga dunia.

Baca juga artikel lainnya di themichigancatholic

Perang Gerilya Jendral Soedirman

Pria kelahiran 24 Januari 1916, Jendral Besar Raden Soedirman seorang perwira tinggi pemimpin strategi perang. Soedirman mencetuskan untuk melakukan perang secara gerilya dalam agresi militer Belanda yang kedua. Soedirman yang pada saat itu menjangkit penyakit TBC tidaklah gentar terhadap pasukan Belanda. Beliau memimpin pasukan untuk maju terus melakukan gerilya. Hal ini yang membuat pasukan Belanda tidak siap dalam pertahanan cukup kewalahan. Peristiwa ini juga berhasil membawa pasukaan Indonesia kembali menduduki kota Yogyakarta dalam waktu 6 jam peristiwa ini bernama Serangan Umum 1 Maret 1949. Sangat disayangkan sang pahlawan harus gugur dalam perjalanannya menuju tempat lain untuk melakukan geriliya.

Perang Puputan Margarana

Perang luar biasa yang satu ini merupakan perang yang terjadi di Bali. Peristiwa yang satu ini terjadi pada 20 November 1946. Kolonel I Gusti Ngurah Rai adalah tokoh yang berpengaruh dalam perang ini. Gusti memimpin rakyat Bali khususnya warga desa Marga melawan NICA. Kolonel berpesan kepada masyarakat Bali untuk selalu maju dan terus melawan sebanyak 100 orang termasuk I Gusti gugur dalam peperangan sedangkan pihak Belanda kehilangan sekitar 400 orang. Pada pertempuran ini sangat keunggulan ada di pihak masyarakat Bali.

Hari Pahlawan Perang 10 November 1945

Peristiwa Indonesia Melawan Zaman Kolonial

10 November 1945 atau yang lebih dikenal dengan nama pertempuran Surabaya. Pertempuran ini sangatlah dramatis dan selalu menjadi kenangan bagi masyarakat Indonesia. Selain menjadi kenangan untuk masyarakat Indonesia perang ini juga menjadi kenangan juga bagi dunia. Perang yang satu ini diangkat kelayar lebar untuk  mengenang dan menghargai jasa para pahlawan. Pada pertemputan ini terjadi bentrokan antara tentara Indonesia dan tentara Inggris yang menewaskan Pemimpin Inggris pada saat itu yang bertanggung jawab untuk Indonesia. Setelah Brigjen Mallaby  wafat pihak Inggris mengeluarkan ultimatum untuk segera menyerah dan menghentikan perlawanan. Warga negara Indonesia membaca selembaran ultimatum yang ada lalu munculah tokoh  pembangkit semangat dan perjuangan Indonesia. Bung Tomo, adalah sesosok yang berhasil menyemangati para pejuang di Indonesia dengan slogan kata – kata yang paling melekat “Merdeka atau Mati”.